Halaman

Selasa, 04 November 2014

Jumat, 07 Februari 2014


Reza Tri-Duum..........(Primeiru Sabadu)........

THS-THM Unit Centro Dom Bosco-Dili

Rozariu,,,,,LIBERTASAUN.......!!!!!!!!!!!!!!!!!!


Senin, 20 Januari 2014


PRO PATRIA et ECCLESIA...................

Motto perjuangan THS-THM adalah "Pro Patria et Ecclesia"......
Yang artinya "Untuk Bangsa dan Gereja"..................
Sedang cara melaksanakan perjuangan KERASULANnya adalah " FORTITER in RE SUAVITER in MODO"............
Yang artinya "Kokoh dalam Prinsip Pendiriannya namun Luwes dalam Cara Mencapainya"..............
Dengan kata lain "Sikap Berani, Ulet dan Rendah Hati, namun Berani Menghadapi Kekerasan dan Kekasaran".........................
Bertemu Kebaikan dan Kehalusan budi itulah yang dicari dalam THS-THM. Semua tindakan dan Kegiatan dipersembahkan hanya untuk Kemualiaan-Nya (Allah Trinitas)..............
 


 


 

Selasa, 14 Januari 2014












Silat Mempunyai unsur lengkap untuk mengolah Jiwa dan Raga....(Latihan gerak, nafas, konsentrasi, mental dan espiritual)......
Pendekar yang KATOLIK memiliki kepribadian,
Sifat dan watak KATOLIK yang mengacu pada teladan teladan YESUS sendiri......................
Yang mengutamakan KASIH (Hukum Pertama dan Terutama) diatas segalanya....


.
Dan menjadi GARAM dan TERANG Dunia.......................

Minggu, 24 November 2013

Peregrinasaun THS-THM ba Virgem Mae iha Rai Husar Timor nia as (Ramelau (02-07/Outobro/2012).


Introdusaun

Organizasaun THS-THM Diocese Dili,  kompostu husi THS-THM Sector Ermera, Sector Liquiçá, Sector Dili no hetan motivasaun ka sai hanesan promotor ba aktividades peregrinasaun ida ne’e mai husi THS-THM Unit Dom Bosco, Paróquia Maria Auxiliadora Comoro. Aktividades ne'e mosu bazea ba nesesidade Espiritual membru  balun ne’ebe hadomi “VIDA de PEREGRINAÇÃO”. Klaru ke iha THS-THM nia laran  nu’udar  Organizasaun ida no nu’udar kampu ida ne’ebe ema bele kultiva no bele dezenvolve nia-an tuir telentu ho karisma  ne’ebe Maromak haraik ba ema ida-idak  tuir nia fiar no nia modo de ser. Ho razaun ida ne’e atan ami lubuk oan ida hamutuk  neon  ida  laran  ida sai  nu’udar  peregrinos halo marsa no viajen fiar ho Devosaun ba vizita ita nia ‘Inan Doben Virjen Maria Timor Nia Liurai Feto iha Rai Husar Timor nia as (Ramelau (02-07/Outobro/2012).

Motivo husi  viajem  ida ne’e mak:

·         Pregrinasaun nu’udar aksaun ida hodi demonstra ita nia Fé no nu’udar aktividades spiritual ida THS-THM  hala’o  hodi simu tina Fiar (2012-2013) ne’ebe proklama husi “Papa Emeritus Bento XVI”.

·         hasa’e-an,  husik buat hotu,  profunda-an iha vida de orasaun, fo tempo tomak nu’udar sakrefisiu ida, hasa’e hodi husu tulun- harohan daet Inan Virjen Ramelau  nian  ba ita nia organizasaun ne’ebe hasoru obstakulos oi-oin tantu interen no exteren, pessoal individual ka em grupo hodi rezulta no difikulta aktividades no dezenvolvimentu organizasaun iha ita nia parte.

·         Intensaun tomak iha viajen fiar ida ne’e mak husu harohan ba programa, perjuangan ita nia Fundador Rm M. Hadiwijoyo Pr. Ne.ebe sai hanesan impian ita hotu nian katak loron ida ita nia organizasaun THS-THM sei deklara no harii nia bendera iha Vatikanu hanesan mos Organizasaun sira seluk.

·         Promesas ne’ebe peregrinos oan sira hato’o iha Inan Ramelau nia futar oin……Peregrinus nafatin firme no consistent hodi halao aktividades ne’ebe hamoris THS-THM no profunda vida spiritual iha membru sira,,,,,maske udan rai lakan tarutu,,,,,,,,maske loron manas anin fuik……..hanesan Inan Ramelau ne’ebe firme nfatin ba Vontade Maromak nian hamriik iha “Rai hussar Timor nia-as” ho domin boot no wain tau matan  nafatin ba nia oan doben Timor Maromak nia Povo.

Vida Peregrina sem limites

Vida peregrina la limita deit ba viajen peregrinasaun, tane’e peregrino sira sempre kreativa aktividades spiritual no seluk-seluk, nu’udar kontinuasaun ba aktividade peregrinasaun hodi refleta ba moris nu’udar vida peregrina. Aktividades ne’ebe koñesidu liu mak hanesan RETIRU PEREGRINUS. Retiru peregrinos kostuma hala’o iha tempo adventu hanesan mos aktividade ida ne’ebe refere liu ba konversaun prepara-an hodi simu Nai Maksoin. Retiru peregrinus ne’e ba dahuluk hala’o iha zona THS-THM Sector Ermera. No ba daruak halao iha Zona THS-THM Sector Dili ho tema geral “SER UM PROFETA NA TUA ÉPOCA”. Hanesan mos mensiona iha leten katak em nome de THS-THM membru balun halao peregrinasaun hodi hahuu tinan fiar, nune’e mos ita halao retiru ida ne’e atu remata/taka tinan fiar ida ne’e iha 24/11/2013.


Gloria............................................Deogratias...................................
 
Pendahuluan
 
"Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu
dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
…Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
(Markus 12:29-31)

Dalam Kasih Karunia dan Rahmat Allah Yang Maha Kuasa,
Dengan kepercayaan penuh bahwa Allah senantiasa berkarya dalam sejarah umat manusia dan dengan demikian juga masuk merasuk ke dalam berbagai lapisan kehidupan manusia terutama pada segi budayanya, sehinggap percik-percik Kebenaran dan Kasih Allah dapat hadir nyata disana.
Bangsa Timor-Leste yang demikian kaya akan budaya, kita percaya, telah berziarah untuk mencari Yang Ilahi dengan berbagai macam cara yang sebenarnya mengekpresikan ‘Kerinduan Suci’ untuk bertemu dan mencapai Penciptanya. Kepenuhan akan pencarian suci itu –sebagaimana yang kita imani-- hanyalah dapat digenapi dan mengalami kepenuhan dalam persatuan yang Kudus dengan Yesus Kristus. Sehingga arah dan kebijaksanaan Gereja dalam hal inkulturasi budaya, sebagaimana digariskan dalam Konsili Vatikan II, merupakan jalan yang tepat dan menyentuh langsung pada dimensi kehidupan riil manusia.

Organisasi beladiri THS-THM yang hadir di dunia berkat kasih dan rahmat Allah ini, mencoba dengan rendah hati untuk menjadi setapak bagi berkaryanya Kasih Allah melalui sarana budaya bangsa, Pencak Silat. Setelah darah Kristus yang suci mencuci bersih segala dosa kita, biarlah dengan darah dan Salib-Nya memurnikan cara baru pewartaan iman melalui budaya bangsa, Pecak Silat, sehingga menjadi alternatif bagi meluasnya benih-benih Sabda Allah.
Dalam budaya Pencak Silat, terlebih setelah dimurnikan oleh darah Kristus, terkandung aspek-aspek pembinaan fisik, olahraga, budaya beladiri, kebangsaan, mental, rohani/spiritual dan kesehatan yang diharapkan akan dapat menjadi sarana dan jalan bagi manusia untuk menemukan jatidirinya --secara pribadi dan sosial--dan terutama menemukan siapa dirinya dihadapan Penciptanya.
Menjadi manusia yang sadar akan dirinya di hadapan Allah, tidaklah bisa lepas dari perannya dalam masyarakat dan Bangsa (Timor-Leste).

Dengan demikian mengubah dirinya menjadi garam dan terang dunia yang, kendati kecil, akan dapat memberi arti pada dunia dan tidak lain merupakan kelanjutan dari penghayatan dan cinta akan budaya bangsa, yang adalah sarana persatuan dengan Allah. Tepatlah ungkapan yang mengatakan bahwa “jadilah 100% manusia Katolik dan 100% Warga Negara (Timor-Leste)”.

Semoga Allah Bapa, Allah Putra dan Roh Kudus merestui cara baru penghayatan iman ini. Amin.

Sifat
Kehidupan dan hubungan dalam THS-THM bersifat kekeluargaaan, persaudaraan, kebersamaan dan kesetiakawanan dengan semangat Katolik Roma. 

Visi
Visi THS-THM adalah terciptanya kader Katolik Roma yang sejati. 


Misi
Misi THS-THM adalah :
1. Memuliakan Tuhan Yesus dan Bunda Maria dengan menjadi garam dan terang dunia
2. Mempertahankan iman Katolik Roma dan Ideologi Bangsa RDTL
3. Mengembangkan dan memperkuat komunitas basis di tempat-tempat kegiatan
4. Menjaga dan mengembangkan keberagaman budaya Bangsa

Semboyan
Semboyan THS-THM adalah Pro Patria et Ecclesia yang berarti “Untuk Tanah Air dan Gereja”

Motto

Motto perjuangan THSTHM adalah Fortiter In Re, Suaviter In Modo yang berarti “kokoh kuat dalam prinsip, luwes lembut cara mencapainya”.











Foto bersama anak-anak THS-THM Diosis Dili, ....saat menghadiri misa bersama umat Katolik sedunia merayakan Hari Raya Kristus Raja dan dalam waktu yang sama Diosis Dili menutup Tahun Iman......di Katedral Dili Timor Leste